Posted by A on Tuesday, September 2, 2014
PUISI: Ahmad Ali Ashshidiqi
Gigi Kuning
Pepohonan bersendayu sembari�
Angin sepoi terasa menyenangi�
Dunia terasa punya sendiri�
Unjuk gigi pun menyertai�.
Saat 7 tahun lalu�
Ketika diriku masih kecil�.
Kuutarakan senyumku�
Orang-orang hanya tertawa�.
Gigiku kuning�.
Orang-orang tak pernah mengerti�.
Melodi ambigu mengalun muda��.
Tarianku seraya mengambil bintang�.
Tanganku ingin meraih mentari���.
Saat gigi ini kubersihkan�.
Izinkanlah aku�
Akhirnya����.
Orang-orang takkan pernah mengerti�.
Aku juga bisa�..